Naik Kereta Semakin Nyaman (Part 1)

Pagi tadi tiba-tiba saya diingatkan oleh pak Irvan bahwa kami ada janji dengan salah satu Direktur Jiwasyara di Jl. Juanda. Sayangnya saya lupa memasukkan di dalam memory HP saya sehingga jam 9.00 saya masih di rumah (Jurangmangu) sekitar 20 km dari lokasi. Tiba-tiba pak Irvan menelpon menanyakan posisi saya dimana, saya jawab masih di rumah dan tentu pak Irvan kaget, \”nanti saya mau bicara apa?\” kata beliau, iya, karena bahan meeting ada di saya.
Tanpa fikir panjang saya langsung siapkan semua yang diperlukan dan saya naik motor ke stasiun kereta Pondok Ranji yang berjarak sekitar 6 km dari rumah. Sampai di stasiun sudah jam 9 lewat 10. Jam 9.15 kereta express Ciujung datang dan langsung saya \”on board\” 25 menit kemudian sampailah saya di stasiun Tanah Abang, dan langsung loncat ke atas ojek dan 10 menit kemudian sampai di tempat meeting dan waktunya masih kurang 5 menit.
Dalam keadaan normal dengan menggunakan mobil pribadi paling cepat saya bisa sampai sekitar 1,5 jam dan saya sudah tidak mungkin lagi ikut meeting. Tapi dengan kereta api bisa jauh lebih cepat dan tidak hanya itu jauh lebih nyaman, kereta ber a/c, penumpangnya juga orang-orang \”berklas\” para professional dan pengusaha serta mahasiswa.
Setelah beberapa kali saya naik kereta saya melihat bahwa pengguna kereta sudah sangat banyak dan juga jumlah keretanyapun sangat ramai. Pada saat saya menunggu di stasiun Dukuh Atas untuk kembali ke stasiun Pondok Ranji saya perhatikan hampir setiap 5 menit ada kereta yang datang dan pergi semua kereta KRL A/C. Jurusannya pun beragam, Tanah Abang, Depok Bogor, Tanah Abang Bekasi, kereta dalam kota dan banyak lagi.
Saya melihat bahwa penggunaan kereta api sudah hampir sama dengan yang ada di kota-kota besar di luar negeri. Masyarakat sudah terbiasa menggunakan kereta sebagai transportasi utama. Memang enak naik kereta, lebih cepat, lebih aman (tidak ada tukang asongan dan tukang semir sepatu), murah cukup Rp. 5,000 ke Tanah Abang dan Rp. 8,000 ke Dukuh Atas dan Manggarai. Bandingkan dengan naik patas A/C dan masih lagi tambahan angkot dan lanjutannya.
Kita berharap kiranya pemerintah terus meningkatan jumlah rel dan gerbong kereta api serta kwalitas pelayannya.
Selamat menikmati KRL.
Jurangmangu 9 Desember 2009

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published.