Tetangga KIV 2, Riwayatmu kini…

Tahun ini kami memasuki tahun ke 18 tinggal di Karya Indah Village II, Jurangmangu Timur Pondok Aren Tangerang Selatan. Biasanya kalau ingin mengungkapkan lama tinggal di satu tempat kita mulai dengan \”tak terasa\”, tapi bagi saya kali ini harus diakui sudah \”terasa lama\”. Saya mulai tinggal di KIV 2 September 2001 ketika komplek ini baru dibangun dan baru beberapa orang saja yang tinggal di sini. Sekedar informasi, KIV 2 peruhaman katogori menengah dengan jumlah rumah sekitar 200 rumah terdiri dari blok A sampai dengan P. Type rumah paling kecil 54 dan paling besar 250 namun ada beberapa rumah yang melebarkan sendiri dengan membeli tanah kampung tetangga.
Pada saat mulai tinggal di KIV2 usia rata-rata mereka sekitar akhir 20 tahunan. Masih muda dan sedang mengalami karir yang bagus sebagai professional. Kehidupan mereka tampak terus menanjak ini terlihat dari perkembangan rumah mereka. Dari mereka masuk kondisi rumah mereka masih type standard, kemudian direnovasi. Dari tidak punya kendaraan sampai punyai 2 kendaraan bahkan lebih. Perpindahan mulai tampak sejak tahu ke 5, dan setiap tahun ada saja yang pergi dan langsung diisi lagi oleh yang baru.
Kami termasuk warga lama yang masih bertahan di sini. Tetangga-tetangga angkatan pertama sudah lama pindah dan penggantinya pun berdatangan. Hingga saat ini warga lama yang seangkatan dengan kami yang masih tinggal tak lebih dari 10 keluarga saja. Kami pun pernah berniat pindah dari KIV ini sekitar 7 tahun lalu, tapi Allah hanya mengizinkan kami pindah blok dari blok E ke Blok B dengan ukuran rumah yang lebih besar.
Kebanyakan tetangga kami yang pergi dari KIV2 adalah karena mereka memerlukan rumah yang lebih besar karena kondisi ekonomi yang juga semakin membaik. Sebagian besar mereka pindah ke komplek Bintaro Jaya sekitar 5 km dari KIV2. Bintaro, seperti yang sudah kita kenal sebagai kawasan perumahan eksklusif dan lengkap. Sebagian lagi pindah ke BSD sekitar 15 km.
Tadi pagi saya sempat berbincang dengan salah soerang tetangga tentang kondisi bekas tetangga kami dulu. Ada yang terus mengalami kemajuan sehingga kondisi ekonominya berlipat ganda dari sewaktu mereka tinggal di KIV2. Tak sedikit pula yang mengalami penurunan ekonomi bahkan lebih parah dari kondisi mereka di sini dulu. Ada pula yang mengalami masalah rumah tangga sehingga mereka sekarang sudah bercerai…
Sekarang usia tetangga kami rata-rata sudah diatas 45 tahun. Saat dimana seseorang seharusnya sudah mempunyai kematangan diri dan ekonomi. Dari perbincangan tadi pagi saya mendengar banyak rekan-rekan kami yang sedang mengalami masalah ekonomi terkena imbas krisis global ini. Mereka harus berjuang mengatasi tantangan ekonomi dan bisnis yang semakin tidak menentu ini. Saya hanya bisa berdoa semoga mereka segera kembali ke kondisi ekonomi yang baik dan rukun bersama keluarga.
Bagi orang seusia kami ini, kondisinya memang ada disimpang jalan antara menjadi karyawan tau menjadi pengusaha. Jadi karyawan semakin sulit karena tidak banyak perusahaan yang mau menggaji dengan gaji tinggi (harus tinggi karena kebutuhan juga tinggi) sementara produktifitas tidak sebaik orang yang lebih mudah. Menjadi pengusaha juga tidak mudah, namanya juga usaha pasti ada tantangannya. Modal, pengalaman, jaringan, keahlian dan keberanian…
Tak jarangn yang terjun ke dunia bisnis langsung terjerembab dan tak bangkit lagi. Tapi banyak pula yang bisa bangun dan terus menanjak dan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.
Meski saya masih berusaha untuk bertemu dengan bekas tetangga kami, tapi jarang sekali yang dapat bertemu dan berbicara banyak dengan mereka. Saya tetap berharap suatu saat nanti bertemu dan berkumpul lagi dengan semua tetangga-tetangga mungkin pada acara halal-bihalal atau acara keluarga amin.
Saudara ku… semoga Allah senantiasa memberkahi anda semua. Amiiin….

Leave a comment

Your email address will not be published.