Kiss of Death

Istilah ini pertama kali saya dengan sekitar 10 tahun lalu dari salah seorang pembicara seminar kepemimpinan. Kiss adalah ciuman sebagai ungkapan kasih atau sayang. Kiss juga ungkapan penghargaan ataupun sanjungan atas kelebihan seseorang yang special bagi kita seperti orang tua, kakak, adik, anak atau keluarga dekat. Sementara kata Death adalah kata yang menggambarkan mati, kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar orang.
Jadi Kiss of Death bisa diartikan sebagai ciuman yang mematikan. Apakah mungkin ada orang yang mau melakukan itu? Menghargai atau menyanjung kemudian membunuhnya. Di dalam keadaan normal tidak mungkin terjadi akan tetapi secara tidak sengaja itu sering dilakukan orang.

Ketika seorang anak yang tumbuh dari kanak-kanak menjadi dewasa banyak orang yang menyanjung dan memuji karena tuturkatanya yang lucu, perbuatannya yang menggelikan atau jalan fikirannya yang polos dan lugu. Bagi orang tua si anak, setiap tindakan dan perhatian yang diberikan senantiasa dengan pertimbangan jangka panjang. Ketika anak sedang menceritakan sesuatu maka orang tua akan mengarahkannya kepada hal-hal positif yang berdampak pada anak saat ini dan masa depan. Demikian juga dengan memenuhi permintaan si anak. Orang tua akan memberikan dengan pertimbangan apa dampak positifnya bagi anak sekarang dan masa depan. Disinilah sering anak salah paham dan tidak memahami maksud orang tua mereka, lalu mereka mencari alternatif lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan melalui paman, tante atau nenek/kakek mereka.
Paman, tante atau nenek/kakek mereka tentu merasa iba ketika si anak merajuk dan mengadukan bahwa orang tuanya tidak mau memberikan apa yang dia minta. Kadang-kadang tanpa ba-bi-bu mereka langsung saja memenuhi permintaan si anak. Tentu saja si anak merasa senang, akan tetapi cara tersebut telah merusak program jangka panjang dari orang tuanya. Akibatnya bisa dilihat secara langsung, misalnya ketika si anak dibelikan makanan yang sebenarnya tidak baik untuk kesehatan si anak, beberapa jam saja kemudian si anak menjadi batuk dan terus demam. Atau ketika si anak dibelikan mainan yang menyita waktunya untuk belajar hal hasil nilai rapor si anak jelek. Bisa juga ketika si anak bermain terlalu lama dan mereka tidak berani menegurnya. Ini juga salah satu contoh dari Kiss of Death.
Di dalam dunia bisnis juga sering ditemukan Kiss of Death. Ketika seorang pengusaha yang baru saja sukses mencapai target atau sukses mendapatkan proyek besar. Segera saja datang banyak pujian dan sanjungan dari rekan, supplier, pejabat atau bahkan dari pesaingnya. Kalau sang pengusaha tidak bisa memahami semua sanjungan itu bisa “membunuh” bisnis mereka karena belum tentu semua pujian itu baik buat bisnis mereka. Tak jarang pula ada orang yang mempunyai maksud buruk dengan memberikan pujian itu.
Yang paling sering mendapatkan “Kiss of Death” adalah pejabat pemerintah. Karena jabatannya yang tinggi dan mempunyai wewenang untuk menentukan bisnis dan proyek. Atau posisinya yang kuat yang dapat menentukan jabatan dan karir anak buahnya. Banyak orang yang memuji dan memuja sang pejabat untuk kepentingan mereka sendiri, mereka memberikan segala macam hadiah dan pemberian yang membuat sang pejabat terlena dan lupa daratan. Kalau pejabat tersebut tidak bisa memahami akibat dari semuanya itu tentulah ia terkena penyakit ”Kiss of Death” karena akibat dari perbuatan itu sang pejabat akhirnya terjerat masalah hukum dan berurusan dengan petugas KPK.
Jadi, hati-hatilah ketika anda menerima penghargaan dari seseorang, ataupun sebaliknya berhati-hati pulalah ketika memberikan sanjungan dan pujian bisa jadi anda tanpa sengaja memberikan ”Kiss of Death”.

Leave a comment

Your email address will not be published.