Business Outlook 2010

Dalam rangka melihat kondisi ekonomi dan bisnis di tahun 2010 nanti banyak sekali seminar dan diskusi yang diselenggarakan di Jakarta agar para pelaku ekonomi mempunyai visi yang jelas tentang kondisi di tahun 2010. Sebagai pengusaha termasuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti saya ini tetap memerlukan informasi itu agar dapat membuat kebijaksanaan yang tepat sehingga bisnis bisa berjalan lebih baik.
Saya tidak bisa menghadiri seminar dan diskusi Business Outlook 2010. Saya pernah diajak oleh pak Irvan komisaris saya tapi pada saat mau membayar uang seminar ternyata seminarnya sudah penuh alias fully booked. Meski saya tidak mendapatkan informasi sebanyak mereka yang hadir di seminar saya ingin menuliskan opini saya pribadi mengenai Business Outlokk 2010. Namanya juga opini pribadi maka ini tujuannya adalah untuk menyakinkan diri saya pribadi sebagai seorang pengusaha. Namun saya juga berharap ada orang-orang yang membaca dan juga bisa mengambil hikmah dari analisa saya.
Secara umum saya berpandangan kondisi ekonomi Indonesia insya Allah akan berjalan dengan baik, paling tidak sama baiknya dengan tahun-tahun sebelumnya. Keyakinan ini saya ambil sejalan dengan terpilihnya SBY sebagai presiden RI untuk 5 tahun ke depan. Semua program yang sudah berjalan baik selama 5 tahun lalu akan dilanjutkan kembali di tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.
Meski para menteri yang menjadi pembantu SBY sudah berganti tapi saya melihat mereka akan bisa bekerja sebaik menteri-menteri sebelumnya bahkan mungkin beberapa menteri bisa bekerja jauh lebih baik lagi. Memang hingga saat ini kita belum melihat gebrakan dari menteri-menteri baru ini karena masih dalam masa 100 hari pertama. Mereka masih menyusun program kerja dan sinkronisasi antar departemen. Tapi saya yakin akan ada sinergi yang lebih baik pada saat mereka nanti mulai bekerja penuh atau full speed.

Kondisi fiskal dan keuangan Indonesia juga akan terus membaik terutama dengan semakin kuatnya sistim perbankan di Indonesia. Saat ini banyak bank-bank yang sudah sehat dan siap memberikan kredit yang lebih besar kepada pengusaha. Nilai tukar rupiah juga cukup stabil walau beberapa bulan lalu sempat bergejolak namun itu disebabkan oleh tekanan kodisi keuangan regional, bukan semata-mata oleh kondisi ekonomi Indonesia. Sebelun lalu saya sempat hadir di sebuah presentasi yang diselenggarakan oleh satu perusahaan pialang saham yang mengundang salah satu pengamat ekonomi senior dari Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan. Saya tertarik dan sependapat dengan pak Fauzi bahwa kondisi investasi di Indonesia tahun ini dan selanjutnya akan semakin menarik bagi para investor baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Indonesia mempunyai banyak sekali bidang yang tersedia untuk dikembangkan baik dari segi infrastruktur, manufaktur dan jasa. Indonesia mempunyai potensi pasar dalam negeri yang sangat besar yang bisa meningkatkan permintaan. Banyak produk barang dan jasa yang bisa diserap oleh pasar dalam negeri, jadi melulu hanya memikirkan import saja tapi perlu mengutamakan pasar dalam negeri. Kalau tidak maka pasar dalam negeri Indonesia diisi oleh produk-produk dari luar negeri.
Dari segi infrastruktur kini Indonesia sudah semakin maju. Dulu salah satu halangan investor untuk menamamkan modalnya di Indonesia adalah karena sarana dan prasana berusahanya masih sangat buruk yang menyebabkan bisnis tidak efisien. Kini kondisi itu sudah banyak berubah, jalan tol dan jalan umum sudah semakin baik, bandar udara dan pelabuhan laut sudah semakin banyak serta sarana telekomunikasi sudah bisa diakses hampir dari seluruh negeri ini. Jadi dari segi ini Indonesia juga sudah jauh lebih baik di tahun 2010 dan tahun-tahun berikutnya.
Politik dan Keamanan
Tanggal 9 Desember 2009 kemarin saat adanya peringatan hari korupisi sedunia menjadi indikasi yang kuat mengenai seperti apa kondisi politik Indonesia saat ini. Sebelum tanggal ini banyak orang yang mengira bahwa kondisi politik Indonesia rapuh dan dalam krisis sehubungan dengan masalah KPK dan kasun Bank Century yang merebak sudah hampir 1 bulan ini. Mereka mengira akan terjadi demonstrasi besar-besaran di seluruh Indonesia khususnya Jakarta. Tapi apa yang terjadi? Memang terjadi demo anti korupsi tapi jumlahnya hanya ribuan orang saja jauh dari issue yang akan mencapai ratusan ribu orang. Siang hari sekitar jam 2 an saya mengendarai kendaraan di Jl. Sudirman dan Jl. Semanggi di Jakarta, suasana sangat lengang bahkan di atas jembatan Semanggi saya bisa memacu kendaraan 60 km/jam yang biasanya disana macet total. Tidak ada orang yang berdemo, tapi mungkin banyak orang yang mengira akan ada demo besar-besaran sehingga orang menghindari wilayah itu. Di tv saya melihat memang ada demo di berbagai daerah tapi dalam skala kecil dan kalaupun ada yang anarkis itu di daerah yang memang terkenal kota demo karena hampir setiap hari disana ada demo baik demo mahasiswa ataupun oleh masyarakat biasa.
Jadi saya melihat dari kejadian 9 Desember ini, tidak ada pemanasan suhu politik yang dapat membahayakan jalannya pemerintahan. Suasana panas hanya sebatas antara pengamat politik, politisi dan moderator televisi yang lihai memanas-manasi suasana. Saya tidak ingin mengatakan bahwa Bank Century tidak bermasah, tapi saya tidak akan ikut-ikutan mengisi hati dan fikiran saya dengan masalah yang tidak ada hubungannya dengan diri saya secara langsung. Biarlah pihak-pihak yang terkait dan yang berwewenang mengurusi masalah itu, saya tunggu hasilnya saja, apapun hasilnya, terima aja.
Dengan inidikasi ini saya yakin kondisi politik akan tetap baik dan kondusif sekarang tinggal pemerintah untuk segera selesai dengan program 100 hari dan segera tancap gas agar ekonomi cepat bergerak.
Ekonomi Dunia
Krisis Dubai World sempat mencuat bulan lalu yang intinya bahwa BUMN Uni Emirates Arab itu mempunyai hutang jatuh tempo sebesar USD 59 milyar yang gagal bayar akhir bulan ini. Menurut pengamat ini tidak banyak mempengaruhi ekonomi dunia yang sudah mulai pulih setelah krisis ekonomi global yang merebak sejak setahun lalu. Harga minyak stabil di atas USD 65/barrel dan ini cukup menguntungkan bagi negara produsen dan tidak terlalu memberatkan konsumen. Harga emas juga berfluktuasi secara wajar, demikian juga harga saham di berbagai bursa di dunia juga rata-rata stabil dan tidak terlalu bergejolak. Salah satu yang cukup mengkhawatirkan adalah harga batubara yang agak turun tapi ini dapat diketahui sebabnya karena saat ini sedang terjadi over supply sehingga pasar dunia kebanjiran batu bara.
Bagaimana dengan UKM
Bagi pengusaha UKM seperti saya ini, tetap optimis dengan peluang yang ada. Pemerintah kuat dan stabil dan berharap adanya terobosan-terobosan baru dari pemerintah sehingga menciptakan permintan dan usaha-usaha baru. Semakin banyak kemudahan sehingga masyarakat bisa meningkatkan aktifitas mereka. Saatnya para UKM untuk memperkuat struktur perusahaan, meningkatan produktifitas dengan meningkatkan pelayanan, meningkatkan kwalitas produk, memperbaiki efisiensi kerja. Pokoknya lakukan perencanaan yang lebih matang untuk 2010 nanti. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan kerena semuanya menunjukkan indikasi yang baik untuk berusaha. Bagi mereka yang baru akan mulai berusaha, sekarang juga adalah saat yang tepat, mulailah dengan membuat persiapakan yang matang dan dengan semangat yang tinggi karena sebagai pendatang baru anda perlu bekerja lebih keras dibanding dengan mereka yang sudah lama.
Mari kita songsong tahun 2010 ini dengan penuh optimisme karena peluang begitu banyak menunggu kita di depan. Insya Allah tuhan memberkahi kita semua.

Leave a comment

Your email address will not be published.