Yang Penting Ada Kemauan dan Rajin, Pasti Bisa

Demikian nasehat dari pak De pelatih badminton my son Bobby ketika bulan lalu pertama kali dia bergabung di klub Badminton Surya Buana Kreo. Untuk mengisi waktu dan mengasah fisiknya saya daftarkan my son ikut less badminton itu. Ini salah satu olah raga yang lumayan agak diminatimya setelah dia menonton film King beberapa waktu lalu. Sebenarnya dia tidak begitu menyukai olahraga apalagi sepakbola. Pada usia sebesar ini dia tidak tahu cara bermain sepakbola, sangat lucu melihat dia ketika dia diajak oleh teman-temannya main sepakbola. Di tengah-tengah serunya main dia tiba-tiba memungut bola dengan tangannya. \”Ah pa, aku gak suka main sepakbola, ngapain ngejar-ngejar bola begitu\” katanya satu hari.


Sampai saat ini olahraga kegemarannya adalah renang dan naik sepeda. Kalau berenang dia boleh dikatakan agak lumayan jago. Ahad kemarin ketika klub badmintonnya menjalani program renang dia bisa bersaing dengan anak-anak SMP dan dia bisa mengejar mereka.
Setelah satu bulan berlatih badminton sekarang dia sudah terlihat mulai menguasai permainan, pukulannya sudah mulai keras dan terarah, gerakannya sudah mulai lincah, kecepatan mengembalikan bola juga sudah cukup bagus. Karena dia memang kurang minat berolahraga, perkembangannya termasuk lama. Syukurlah pelatihnya sangat sabar melatih dan tidak membuatnya bosan sehingga my son betah dan tidak menyerah. Saya yakin di bulan ke dua ini dia sudah mulai mengusai permainan badminton. Saya tidak mengharapkan dia jago sampai juara, cukup sampai dia menguasai permainan sehingga dia mempunyai hobby olahraga sebagai pengisi waktu luang dan menyalurkan energi.
Ketekunan berlatih juga saya lihat dalam diri rekan saya bermain tennis pak Andrie. Memang agak aneh melihat orang dewasa seusia saya ini baru berlatih main tennis dan tampaknya beliau ini juga termasuk orang yang tidak begitu suka olahraga. Beliau mulai berlatih tennis awal tahun 2009 lalu dan sekarang permainnya sudah sangat bagus. Tadi malam kami main tiga games, dua kali dia menang pertama dengan tie break yang kedua dengan skor 6-2. Padahal lawan mainnya pemain yang sudah sangat berpengalaman. Pak Andrie sangat tekun berlatih di bawah coach kami pak Hero yang lumayan ceriwis. Pak Andrie tahan dengan segala macam kritik dan koreksi dari sang coach pada hal yang membayar semau biaya pelatih dan lapangan adalah pak Andrie. Pak Andrie juga adalah seorang pengusaha sukses, kapalnya lebih dari 3 buah. Tapi itu semua tidak membuatnya enggan untuk berlatih dan medengarkan nasehat pelatih.
So apa hikmah dari tulisan ini? Meskipun anda tidak berbakat dalam satu bidang, tapi kalau anda mau berlatih, anda rajin dan sabar anda pasti juga bisa. Tidak ada alasan tidak berbakat, bukan bidangnya atau apapun. Yang penting lakukan dengan serius dan sabar anda pasti bisa. Ini berlaku di dalam bidang apa saja termasuk bidang yang sedang anda jalani saat ini.

Leave a comment

Your email address will not be published.