Liburan di Kebon Raya Bogor

Karena besok ayah saya akan pulang ke Padang, hari libur ini beliau minta diajak jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor setelah dua minggu lalu kami berjalan-jalan ke Bandung. Agak heran juga mendengar permintaan ayah saya ini   karena sebagai orang yang sudah lebih dari setengah abad tinggal di Jakarta rasanya jalan-jalan ke Kebon Raya bukan hal yang baru lagi buat beliau. Tapi karena itu permintaan beliau maka saya dan adik saya Il bersama my son dan Nisa pagi tadi kami berangkat ke Bogor.
Perjalanan dari rumah kami di Karya Indah Village II Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam saja melalui jalan tol. Kami keluar di pintu tol Sentul Selatan dan terus ke jalan tol baru Lingkar Luar Bogor yang ke luar di Kedung Halang, Bogor. Dari situ kami langsung menuju Kebon Raya Bogor.

Baru saja sampai di depan Istana Bogor hujan mulai turun bersamaan pula dengan mulai terdengarnya keluhan dari salah seorang penumpang \”aduh lapaaar, tadi aku belum sarapan\” kata penumpang itu, padahal jam belum sampai jam sebelas siang, dia adalah my son. Sambil meneruskan perjalanan kami melihat kiri-kanan untuk mencari pedagang makanan. Untunglah tak jauh dari depan pintu gerbang istana ada penjual hamburger, langsung saja kami berhenti dan memesan hamburger sekalian untuk Nisa juga. Pada saat kami memesan makanan hujan terus turun, saya fikir ini tidak tepat waktunya kalau harus masuk ke dalam Kebun Raya. Tapi di luar dugaan saya, kekita kami sampai di halaman parkir masuk ke Kebon Raya, ayah saya tetap \”menginstruksikan\” rombongan tetap masuk ke dalam Kebon Raya. Dengan rasa agak enggan saya ikuti saja.

Setelah berjalan beberapa ratus meter, tepatnya di halaman guest house sebuah bangunan lama istana, hujan rintik-rintik mulai turun lagi. Kami mulai mencoba menutupi kepada dengan tangan sambil terus berjalan melewati pohon-pohon besar. Tiba-tiba terdengan suara hujan sangat deras sekali, kami mencoba mencari tempat berlindung, tapi tidak ada. Akhirnya kami berlindung di bawah rumpun bambu, tapi lama-lama hujan menetes melewati celah-celan daunnya. Kami pindah lagi ke bawah pohon besar, untunglah tak lama kemudian datang anak-anak menawarkan payung dan alhamdullilah kami bisa melanjutkan petualangan di kebon raya Bogor.

Suasana Kebun Raya Bogor sangat menarik, banyak pohon-pohon besar dan tinggi di kiri-kanan jalan seolah-olah kita sedang berada di tengah-tengah hutan belantara. Ada taman-taman hijau yang sangat menyejukkan mata.
Yang lebih menarik adalah adanya bangunan komplekIstana Bogor yang bersejarah. Usia bangunannya sekitar 200 tahun tapi arsitekturnya masih sangat bagus dan tidak kalah dengan model bangunan jaman sekarang. Melihat bangunan itu saya kagum dengan kemajuan arsitektur jaman dulu, mereka sudah bisa merancang bangunan megah dan kuat hingga sekaran masih bisa di manfaatkan.

Jalan-jalan ke Kebon Raya Bogor adalah alternatif yang menarik juga, terutama jika anda sudah mulai bosan masuk mall ke luar mall atau bermacet-macetan di Puncak atau di Bandung.

Leave a comment

Your email address will not be published.