Kalau Anda Ingin Hidup Bahagia

Tentang Penulis:

 
Ahad tanggal 6 Februari 2011 saya kembali mengikuti pengajian rutin di mesjid Assarif Al Azhar BSD City. Sebenarnya sejak Desember 2010 saya sudah rutin mengikuti pengajian dhuha di mesjid ini yang diadakakan setiap Ahad pagi. Sebelumnya saya mengikuti pengajian dhuha di Mesjid Agung Sunda Kelapa (MASK), tapi kerena lokasinya terlalu jauh saya menemukan tempat alternatif di BSD ini. 

Format pengajian hampir sama, sama-sama menggunakan layar lebar LCD, suasananya juga sama nyaman. Mungkin yang membedakan, kalau di MASK sistem dan personilnya sudah berjalan sangat baik sementera di Assarif masih perlu ditingkatkan.

Para guru yang mengajar juga sangat berkwalitas mulai dari Aa Gym, ustad Yusuf Mansur, ustad Anwar Sanusi, ustad Hari Mukti dan banyak lagi yang lain. Jemaahnya berasal dari sekitar BSD dan juga dari lokasi yang agak jauh seperti kami dari Cipadu. Jumlah jemaah sekitar 200 sampai 500 orang. 

Berikut ini saya tuliskan catatan saya dari pengajian yang disampaikan oleh ustad Prof. Dr. Anwar Sanusi minggu lalu. Judulnya Kalau Anda Ingin Hidup Bahagia.
Berikut ini ada 10 hal yang perlu kita perhatikan dan lakukan:

  1. Bertaubat Kepada Allah. Bertaubat artinya kembali kepada Allah dengan menyesali semua kesalahan yang telah diperbuat baik secara sengaja ataupun tidak. Menyesalai bahwa selama ini telah menjalani hidup jauh dari jalan Allah. Taubat beda dengan istigfar. Istigfar adalah meminta ampun dan berlindungan kepada Allah. Allah adalah Zat yang maha menerima taubat setiap ummatnya. Sebagai contoh adalah Khalifah Umat Bin Khatab. Sebelum masuk Islam Umar adalah sosok lekaki yang penh dosa. Pezina, pembunuh, penjarah dan perampas hak-hak orang lain. Namun setelah Umar mengikrarkan diri masuk Islam dia bertobat dengan sebena-benarnya tobat. Allah menerima tobatnya dan jadilah Umar salah satu Khalifah dan sahabat nabi yang paling berjasa di dalam penyebaran syiar Islam. Menurut almarhum Buya Hamka, berdakwah ditengah-tengah kebejatan moral nilainya jauh lebih tinggi daripada berdakwah ditengah-tengah jemaah yang sudah beriman.
  2. Gemar Berzikir. Zikrullah, mengingat Allah. Orang boleh memiliki apa saja yang mereka inginkan dalam hidup ini. Mereka bisa memiliki harta yang berlimpah, anak keturunan yang banyak, kukuasaan yang tiada batas tapi kalau hatinya kosong maka tidak akan ada arti semua yang dimilikinya itu. Orang akan merasa bahagia karena adanya ketengan jiwa. Islam mempunyai cara untuk menjaga ketenangan jiwa yaitu melalui zikir kepada Allah. Dengan mengingat Allah jiwa menjadi tentram hati menjadi damai. Berdikir tidak hanya dengan menghadiri jemaah zikir tapi bisa dilakukan sendiri. Menghadiri majlis taklim juga termasuk kedalam berzikir karena dalam majlis taklim senantiasa dibahas mengenai pendekatan kepada Allah. Zikir syukur mempunyai tinggi. Dalam salah satu ayat dikatakan \”khairul laka minal ula\” yang terakhir itu lebih baik dari yang pertama\”. Pada saat kita sudah berada diakhir di alam barzah kita akan bertemu dengan semua amal shaleh yang kita lakukan dimasa hidup termasuk pahala zikir yang senantiasa kita lakukan. Kita akan terkejut ketika kita melihat ada taman yang indah, buah-buahan yang lezat serta telaga yang indah yang berada di dekat kubur kita. Kitapun bertanya darimana semua itu datanganya, Allah menjawab bahwa itu adalah pahala dari zikir, sedekah, sholat sunah, puasa dan amal sholeh lainnya yang kita lakukan semasa hidup di dunia dulu. Zikir mengajak semua yang melakukan untuk melakukan kesalehan sosial, mereka memuliakan anak yatin, menolong orang miskin.
  3. Gemar membina silaturahmi. Orang yang gemar bersilaturahmi mereka betul-betul melakukannya dengan tulus. Mereka seolah-olah seperti dikandung oleh ibu yang sama dengan orang yang mereka menyambung silaturahmi. Di zaman moderen seperti sekarang ini, sudah jarang kita menemukan orang seperti itu justru yang sering kita lihat adalah orang yang memutuskan silaturahmi kadang hanya disebabkan oleh hal kecil mereka bisa berkelahi bahkan saling bunuh.
  4. Gemar melakukan sholat malam (tahajjud). Semua amalan yang kita lakukan di tengah malam disebut dengan tahajjud termasuk memabaca Quran, zikir dan lain-lain, namun ibadah yang paling tinggi nilainya adalah sholat tahajjud. Pada saat kita melakukan ibadah tahajjud kita bisa berkomunikasi langsung dengan Allah karena tidak ada yang membatasi antara kita dengan Allah. Kita bisa meminta segela yang kita inginkan. Kita harusnya menjadikan ibadah tahajud ini sebagai ibadah rutin setiap malam. Agar kita bisa \”mematenkan\” ibadah tahajud lakukan selama 100 hari tidak pernah putus insya Allah kita akan menjadi kebiasaan kita selama hidup. Dengan ibadah tahajud kita akan melihat betapa banyaknya perubahan kwalitas hidup yang diberikan oleh Allah. 
  5. Tidak membuka aib orang lain. Sekarang ini urang paling suka membuka aib atau rahasia pribadi orang lain bahkan tidak tanggung-tanggung aib itu menjadi berita di media masa sehingga semua orang mengetahuinya. Allah berjanji, bagi mereka yang menutup aib orang lain maka Allah akan menutup aibnya.
  6. Memilih bergaul hanya dengan orang baik-baik saja. Kita perlu memilih dengan siapa kita akan pergaul karena begitu banyak kelompok dan lingkungan yang bisa kita masuki. Tapi untuk bisa disayang Allah batasilah pergaulan hanya dengan orang-orang baik yang sesuai dengan tuntunan rasul, orang soleh yang senantiasa melakukan ibadah sholeh. Orang yang berfikiran positif dan berperilaku baik. Rasul mengatakan \”jikalau engkau bergaul dengan tukang besi maka bajumu akan sobek dan terbaikar, kalau engkau bergaul dengan penjual minyak wangi maka kamu akan terkena wanginya pula\”.
  7. Gemar menjaga waktu sholat. Jikalau kita mendahulukan urusan dengan Allah maka Allah akan mendahulukan segala keperluan kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa kita sering lalai dengan waktu sholat. Azan sudah berkumandang tapi kita enggan untuk meninggalkan urusan dunia, kita terus membiarkan waktu bergulir sementara waktu shalat waktu yang sangat tepat untuk mendapatkan pertolongan dari Zat yang maha penolong telah kita biarkan berlalu sia-sia. 
  8. Gemar membaca Al Quran. Semakin sering kita membaca Al Quran semakin terasa nikmatnya. Semakin terasa kekuatan dan keagungan Allah. Cat Steven atau yang sekarang sudah berganti nama menjadi Yusuf Islam setiap kali sholat tahajud dia membaca semua ayat surat Al Baqarah yang waktunya lebih satu jam. Dia lakukan itu setiap rakaat, al hasil dia sholat tahajjud mulai jam 9 malam sampai jam 4 subuh.
  9. Gemar Sholat Berjamaah. Jika rumah anda dekat dengan mesjid dan musholah maka lakukan sholat wajib berjamaah setiap waktu sholat. Jika tidak bisa maka lakukan sholat berjamaah bersama dengan keluarga di rumah. 
  10. Gemar memaafkan kesalahan orang lain. Di dalam hidup ini kita akan menemukan betapa banyaknya orang yang membuat kita kecewa baik yang disengaja ataupun tidak. Kita harus memaafkan kesalahan orang sebelum orang itu memintanya. Dengan demikian beban kita segera lepas dan Allah memberi pahala yang tidak terhingga atas kebesaran hati kita. 

 Demikian catatan saya dari pengajian kali ini. Semoga kita semua termasuk orang yang disayang Allah. Amin.

Informasi ini dipersembahkan oleh:

lngrisk.co.id

Leave a comment

Your email address will not be published.