Reuni Cabi-Cabi 83 – Alumni SMPP 21 Payakumbuh 83

Tentang Penulis:

 
Alhamdulillah dari Sabtu dan Ahad 22-23 Juni 2013 telah diadakan pertemuan sesama teman sekolah satu angkatan dari SMPP 25 Payakumbuh angkatan tahun 1983. Tahun ini tepat sudah 30 tahun kami meninggalkan kampus kami  tercinta yang sekarang dikenal dengan sebutan Kampus Flamboyan. Nama sekolah kami sekarang berganti menjadi SMA 2 Payakumbuh. 

Ada sekitar 30 orang teman-teman angkatan 83 yang tergabung di dalam group \”Cabi-cabi 83\”. Ini adalah group Blackberry Messenger. Mereka hadir bersama keluarga. 
Acara diadakan di private villa di jalana Setiabudi Bandung tidak jauh dari Rumah Sosis yang terkenal di Bandung. Tempatnya bagus dan sangat luas sehingga dapat memuat seluruh anggota keluarga. Demikian juga dengan halamannya, sangat luas sehingga mampu menampung seluruh kendaraan milik cabi-cabi.

Dari Sabtu siang anggota sudah mulai berdatangan ke TKP. Semakin sore semakin banyak saja anggota yang datang. Setiap anggota yang tiba, disambut dengan begitu hangat penuh canda. Rasanya darah  mengalir deras dan jantung berdegup kencang. Menghasilkan senyum dan tawa keharuan yang tak dapat diungkapkan walau dengan sejuta kata. Itulah nikmat persahabatan. 
Sesuai dengan topik yang paling hangat diulas dan dibahas di dalam BBM group, makanan adalah hal yang paling pokok. Sesuai janji pantia yang dikomandoi oleh Yasmatori, Nanik, Arnel, Artaria, Milza, Enita dan seluruh penggagas acara ini telah menghidangkan makanan khas dan paforit warga cabi-cabi 83. You just name it… ada samba lado muda patai, gulai cipuik, pongek situjuah….. belum lagi makanan ringan yang dikirimkan khusus oleh Wandry dan Ganefiyarnis Cabi-cabi unit Payakumbuh. Semua habis \”disantuang\” peserta.
Semakin malam acara semakin seru. Setelah dimulai dengan pembukaan acara oleh Arnel selaku seksi sibuk. Arnel menyampaikan beberapa patah kata yang katanya terpatah-patah.. he he he. Selanjtnya ada kata sambutan dari senior alumni SMPP 25 yang disampaikan oleh kakanda Cipta yang juga selaku pengurus dari kelompok Kabua Saiyo tentang akan diadakannya pertemuan hala-bihalal kelompok ini setelah lebaran di Payakumbuh. Warga Cabi-cabi diminta hadir dan berpartisipasi dalam acara ini. 
Bagi penyanyi berbakat Cabi-cabi yang sudah lama tidak manggung, seperti sudah tidak sabar untuk unjuk kebolehan mereka. Orgen tunggal yang memang sengaja dihadirkan di acara ini telah siap untuk mengiringi para penyanyi bersuara merdu ini. Wah, ternyata hampir semua berbagat menyanyi. Lagu-lagu minang paforit tahun 80an habis dilalap. Begitu pula dengan lagu-lagu yang lain. Acara nyanyi yang dimulai dari jam 9 malam itu baru berkakhir jam 2 subuh… itupun harus dihentikan secara paksa karena pemain organ sudah kehabisan tenaga!
Bersamaan dengan acara \”badendang\” dilakukan pula pertandingan domino memperebutkan piala gubernur cabi-cabi. Masing-masing mewakili kelasnya dulu. Team ex IPA3 pada pertemuan kali ini hampir mendominasi seluruh kegiatan, maklum memang yang banyak hadir adalah mereka. Dalam pertandingan domino ini hampir tidak ada yang juara karena semua saling mengalahkan. Pernah menang, tapi pernah pula kalah. Tapi pemain topnya sepertinya Edy Murfi dengan Jhon Heilmy. Mereka lebih sering menangnya… he he he. Gusfarino menang \”gertak\” saja he he he.
Sambil mengadakan pertandingan domino dilanjutkan pula dengan Nonton Bareng (NOBAR) Piala Dunia Konfederasi 2013 di Brazil antara Brazil lawan Italia yang berkesudahan dengan skor 4-2 untuk Brazil. 
Alhasil acara reuni Cabi-Cabi kali ini baru berakhir jam 4 subuh… luar biasa.
Pertemuan seperti ini senantiasa menyenangkan. Memberikan makna yang tidak dapat kita dapatkan dari pertemuan serupa di tempat lain. Di acara ini saatnya kita bisa bergaul bebas tampa batas dan norma aturan formal. Kita dengan leluasa memanggil dengan menyebut nama dengan panggilan kecil. Padalah mereka di dalam kehidupan nyata adalah orang penting yang dipanggil secara hormat. Bapak, komandan, boss, tuan, mister, ibu, nyonnya dll. Tapi disini semua dipanggil dengan nama saja bahkan sering pula diolok-olok yang memancing tawa.
Ahad pagi pada saat sarapan, beberapa anggota kembali berkumpul untuk membahas tentang organisasi ini. Semua sepakat untuk terus mengembangkan organisasi ini. Mencari teman-teman yang lain untuk bisa bergabung. Kemudian juga bekoordinasi dengan organisasi teman-teman almuni yang lain. Termasuk medukung kegiatan-kegiatan dari yang lain. Dibicarakan pula tentang perlunya dana kas untuk membantu keluarga alumni ketika menghadapi musibah. 
Mulai jam 8 pagi, beberapa anggota satu-persatu mulai meninggalkan TKP. Yah maklumlah mereka adalah orang penting bagi keluarga dan saudaranya. Ada yang ditunggu dicara akad nikah dan lain-lain.
Secara pribadi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Kepada Yasmotori, Arnel, Nanik, Artaria, Milza, Enita  dan lain-lain yang tidak sempat saya sebutkan atas kerjasa keras mereka untuk mewujudkan acara ini.
Selamat menjalan ibadah puasa 1413 H Mohon maaf lahir dan batin.

lngrisk.co.id

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published.