The End of My First Fifty

Jarum jam tepat menunjukkan jam 11.00 siang tadi. Saya mendengar suara derap sepatu begitu riuh  di lantai dua, semakin selama semakin bergerumuh. Gemuruh itu terhenti persis di depan pintu kantor saya di lantai 3. Tiba-tiba pintu kamar saya ada yang membuka. Yetti yang pertama kali yang masuk kemudian diikuti oleh yang lain. Mereka mengajukan tangan untuk bersalaman \”Selamat Ulang Tahun\” ya pak. Demikian kata mereka bergantian. 
Itulah perayaan ulang tahun kejutan yang disampaikan oleh rekan-rekan kerja di L&G. Sahabat setia yang telah memberikan semangat dan harapan untuk mencapai tujuan bersama yang lebih besar.
Alhamdulillah hari ini adalah hari ulang tahun saya yang ke 49. Saya bersyukur kepada Allah atas nikmat umur yang telah diberikan kepada saya. Terima kasih kepada kedua orang tua saya. Almarhumah ibu yang telah besusah payah melahirkan dan membesarkan beta. Ayah yang telah bersusah payah mendidik dan mengajarkan rahasia kehidupan. Karena kasih dan sayang merekalah saya bisa sampai pada kehidupan yang sangat membahagiakan ini. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh saudara-saudara saya yang telah dengan penuh kasih sayang membimbing, membina sehingga tampa henti hingga hari ini. Kepada guru-guru yang telah dengan penuh kesabaran mendidik saya. Saya sadar bahwa saya bukanlah anak yang mudah untuk diajari. Kepada teman-teman yang telah rela menghabiskan waktunya untuk membuat hati ini senang, mulut ini tertawa dan tersenyum. Kepada my wife yang telah rela menyerahkan kecantikan dan kelembutan hatinya kepada saya. Kepada my son, yang masih terus-menerus berusaha memahami gaya dan kemauan saya. 
Ulang tahun saya kali ini ditandai dengan di mulainya bulan Ramadhan 1433 Hijriyah. Semoga kita semua mendapatkan maghfiroh dan rahmat yang begitu banyak dari Allah SWT.
 
 

Leave a comment

Your email address will not be published.