Minangkabau vs Muangthai, Siam

Bagi anda yang penah ke kota Bukittinggi anda pasti pernah mendengar satu tempat bernama Biaro. merupakan salah satu nagari yang terdapat dalam kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam. Konon menurut ahli sejarah nama Biaro ini berasal dari kata Vihara yaitu tempat beribadah umat Buddha.Selain itu ada pula istilah agama Buddha yang hingga saat ini masih digunakan orang Minang antara lain misalnya kata dewa-dewi, bidadara bidadari, patih, tumenggung, Bodhi, Hyang, Manti (menteri), Pandito (pandita), Dewano, Sadeo (sadewa) dan lain-lain. Menurut para ahli sejarah masyarakat Minangkabau  sebelum Islam adalah penganut Buddha Mahayana. 

Kemudian Islam masuk dan berkembang dengan mudah di Ranah Minang karena tingkat keyakinan mereka yang sudah tinggi atas Ajaran Buddha. Ajaran Budha yang sudah mereka yakini selama ini  hampir sama dengan yang diajarkan oleh Islam. Yang membuat mereka takjub dengan Islam adalah adanya konsep Ketuhanan atau Tauhid. Mereka mengikuti sikap dan perilaku berbudi luhur seperti Sang Budha Sidharta Gautama, tapi tidak ada Tuhan Allah yang Maha Kuasa seperti yang diajarkan oleh Islam. Jadi selama ini mereka percaya ada tokoh seperti nabi tapi tidak ada Allahnya. Karena saya bukan seorang ahli sejarah, pendapat diatas saya kutip dari beberapa sumber termasuk penjelasan dari ayahanda saya yang seorang ahli Filsafat. 

Thailand adalah negara dengan bependuduk Buddha lebih dari 90%.Ajaran Buddha yang paling banyak dianut oleh orang Thai adalah aliran Theravada.  Dulu sebelum masuk Islam antara orang Minang dan Thai mereka sama-sama mempunyai budaya yang sama. Ah.. saya menggunakan kata budaya yang berasal dari kata Buddha.. Ya kinii segala sesuatu sikap yang bagus dan humanis di negeri ini kita menyebutkan orang yang berbudaya. Orang yang berperilaku baik di sebut orang berbudi.. Buddha lagi… he he he. Jadi kalau ditelevisi sekarang ini di acara talkshow banyak menampilkan para budayawan berarti mereka itu adalah orang Ber Buddha… waduh… gawat nih… 

Sekali lagi karena saya bukan ahli sejarah dan bukan pula seorang budayawan saya mohon maaf mungkin tulisan diatas tidak pas. Saya hanya ingin membuktikan kesamaan antara budaya Minang dengan budaya Thailand dengan melihat model bangunan rumah adatnyanya. 

Alhamdulillah awal April 2014 silam saya sempat main-main ke Bangkok dan Pattaya. Seminggu kemudian saya main-main pula ke anjungan propinsi Sumatera Barat di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Saya mengabadikan melalu camera Samsung S4 saya bangunan khas kedua negeri ini. Berikut gambar-gambarnya.

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————
Rumah Adat Minang, di Taman Mini Indonesia Indah

Istana Raja, Bangkok

Kompleks Rumah Adat Minangkabau, Taman Mini Indonesia Indah
Ukiran Istana Raja, Bangkok


Ukiran Rumah Adat Minagkabau, Taman Mini Indonesia Indah
  
Komplek Istana Raja, Bangkok

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————
lngrisk.co.id


Leave a comment

Your email address will not be published.