My son Graduated from Amalina Islamic Junior High School 2014

Tentang Penulis:

Salah satu kebahagian terbesar bagi orang tua adalah ketika melihat anaknya diwisuda sebagai lulusan dari sebuah sekolah.  Perasaan seperti itulah yang saya rasakan bersama isteri pada tanggal 21 Juni 2014 lalu ketika my son (the one and only) secara resmi diwisuda sebagai lulusan dari SMP AMALINA Islamic School, Pondok Aren Tangerang Selatan. Saya terharu karena ternyata “akhirnya” my son lulus juga karena jika mendengar keluhannya setelah mengikuti Ujian Nasional dimana dia mengalami kesulitan mengerjakan soal matematika dan IPA. \”Aku kayaknya ngga lulus deh pa, aku ga bisa samasekali\” katanya setelah ujian.  Sedangkan untuk mata pelajaran yang lain dia cukup menguasainya.Tapi, syukur alhamdulillah Allah mengabulkan doa-doa kami. My son lulus. Congratulation son…




Setelah sebelas tahun  my son menuntut ilmu di yayasan Amalina mulai dari kelas B TK Amalina tahun 2003 silam. Kemudian melanjutkan ke SD Amalina dan akhirnya lulus di SMP Amalina. Sayang yayasan ini belum membangun SMA Amalina, jika ada mungkin my son kembali akan melanjutkan di sekolah itu. 



Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus, pendiri, pengajar, karyawan yayasan Amalina yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi dan pengabdian sehingga anak kami bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik. Para pengurus yayasan benar-benar mendahulukan kepentingan pendidikan daripada kepentingan pribadi. Mereka lebih mengutamakan kesuksesan program belajar-mengajar dari pada menikmati hasil dari usaha dari penyelenggaraan pendidikan. Terlihat dengan nyata bahwa setiap sumbangan pembagungan pendidikan hampir semuanya digunakan untuk pengembangan sarana sekolah. Pembangunan ruang kelas baru bertingkat dengan fasilitas lengkap. Tahun ini hampir rampung pula pembangunan sebuah gedung berlantai tiga yang kemungkinan akan digunakan untuk sekolah TK. Sehingga nantinya semua kegiatan Yayasan Amalina dipusatkan di satu lokasi. Hasil dari pengabdian yang tulus ini sangat terlihat dari kwalitas dari para siswa-siswa lulusan Amalina. Mereka tidak hanya cerdas dalam pengetahuan umum, tapi mereka mempunyai sikap dan akhlak yang baik. Mereka memiliki pengetahuan agama Islam yang tinggi. Mereka juga menjadi pribadi-pribadi yang sholeh dan sholehah. 

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

My son merupakan angkatan pertama lulusan SMP Amalina. Mereka menyebutnya dengan \”DENFORSTA\” yang diambil dari bahasa Swedia, Saya terharu ketika pak Vendra selaku kepala sekolah mengatakan bahwa tiga tahun lalu pada saat ingin memulai program SMP ini kondisinya masih jauh dari sempurna. Sepertinya tidak akan banyak yang berminat untuk mendaftar. Tapi Alhamdulillah ternyata banyak peminatnya. Jumlah yang mendaftar hampir 40 orang, jauh diatas perkiraan semula. Perjuangan memulai sekolah baru tentu tidaklah mudah. Tapi semua itu bisa dijalankan dengan baik oleh pak Vendra. Kami sebagai orang tua melihat perjuangan betapa beliau dan para guru bekerja keras menyusun program, mengadakan konsultasi, menyesuaikan dengan program dari sekolah-sekolah lain bahkan sampai pergi ke luar negeri. Walaupun tidak dideklarasikan sebagai sekolah bilingual tapi kenyataannya di SMP Amalina mereka belajar dalam dua bahasa pengantar yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bahkan untuk meningkatkan mutu bahasa Inggris SMP Amalina sengaja mendatangkan guru bahasa Inggiris native speaker dari Finlandia dan Hongaria. Luar biasa usaha dan dedikasi yang telah diberikan oleh pak Vendra dan segerap guru. Hubungan antara guru dengan murid sungguh sangat dekat sehingga mereka bisa mengetahui perkembangan anak-anak setiap hari. Namun pada acara wisuda para guru dibuat “pangling” oleh penampilan murid-muridnya. Mereka datang mengenakan pakaian setelan jazz dan dasi. “saya kira mereka ini tadi adalah orang tua dan walid murid, eh,  ternyata anak-anak saya yang sudah dewasa’ kata pak Vendra sambil berseloroh. Pada akhir sambutannya pak Vendra menyampaikan pesan kepada anak-anaknya “hidupmu adalah dirimu, carilah jalan yang terbaik, jalani dengan sepenuh hati, dirimu bukanlah ayahmu, dirimu bukan ibumu,  bukan kakakmu, dirimu adalah dirimu”.
Angkatan pertama SMP Amalina telah berhasil menorehkan prestasi yang bagus dan sangat membanggakan. Mereka lulus ujian nasional 100%. Diantara mereka ada yang mendapat nilai tertinggi dengan nilai 10. Ada juga yang mendapatkan beasiswa. Siswa yang mendapatkan prestasi tertinggi dan mendapatkan penghargaan adalah Jonathan Farez.

Inilah malam terakhir dari kebersamaan my son bersama teman-temannya di SMP Amalina selama tiga tahun. Tampak sekali keharuan dan kesedihan perpancar di wajah mereka karena harus berpisah dan terpisah demi mencapai cita-cita masing-masing. Diantara mereka ada yang akan melanjutkan di SMA di sekitar Bintaro, ada yang pindah ke sekolah di Jakarta. Ada pula yang pindah ke luar kota seperti Farez sang juara dan my son yang pindah ke Lembang, Bandung di SMA Nurul Fikri Boarding School. Bahkan ada yang melanjukkan sekolah di luar negeri. Untuk mengingatkan mereka tentang masa-masa indah selama di sekolah, mereka telah menulis kenangaan indah yang disimpan di dalam sebuah flash disk yang dikubur di samping sekolah. 10 tahun lagi mereka akan kembali untuk membuka flash disk itu dan membacanya.

Sekali lagi terima kasih kepada segenap pengurus dan pengajar serta karyawan yayasan Amalina atas pengabdian dan dedikasinya dalam mendidik anak-anak kami menjadi putra-putri terbaik sesuai dengan visi dan misi dari yayasan.
Kepada masyarakat, jika anda sedang mempertimbangkan untuk mencari sekolah yang terbaik untuk putera-puteri anda, saya sarankan daftarkan  mereka di SMP Amalina, insya Allah mereka akan menjadi anak yang cerdas berakhlak mulia. 

Berikut ini foto-foto dari kegiatan acara Wisuda angkatan DENFORSTA.
My son Omar Farhan Habib Arifin (Bobby)
Para ibu dan bapak guru

Acara Penampilan dari anggota DENFORSTA
Anggota DENFORSTA bersama kepala sekolah pak Vendra
My son with his friends
Jonathan Farez, Lulusan Terbaik
DENFORSTA bersama bapak dan ibu guru
Orang tua bersama bapak dan ibu guru
Bapak Vendra, Kepala Sekolah AMALINA Islamic Junior High School
———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————
lngrisk.co.id

1 comment

  1. Assalamualaikum pak, sy mau bertanya ttg amalina junior high, bagaimana sistem belajar yg diajarkam disana, apa yg membuat bapak tertarik untuk menyekolahkan anak disana? Kebetulan sy sdng mencari junior high yg basicnya islami, apakah amalina seperti itu? Mohon penjelasan ya pak. Makasih. Wassalam *maap nyari review amalina sedikit sekali

Leave a comment

Your email address will not be published.