Pilihan Tausyiah dari Whatsapps # 4

Mesjid Pondok Indah,  Jakarta

# 1. KITA  MENGETAHUI… TAPI SAYANG, KITA TIDAK MENGAMALKAN..

▶ Kita mengetahui, bahwa ucapan \”Subhaanallaahi wa bihamdihi\” sebanyak 100 kali dalam sehari akan menghapuskan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan.
Akan tetapi sayang, Berapa byk hari kita yang berlalu tanpa kita mengucapkannya sedikitpun.

▶Kita mengetahui, bahwa pahala dua rakaat Dhuha setara dengan pahala 360 sedaqah,
akan tetapi sayang, Hari berganti hari tanpa kita melakukan sholat Dhuha.

▶ Kita mengetahui, bahwa orang yang berpuasa sunnah karena Allah satu hari saja, akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan….
Tapi sayang, kita tidak mau menahan lapar.

▶Kita mengetahui, bahwa siapa yang menjenguk orang sakit akan diikuti oleh 70 ribu malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tapi sayang,
kita belum juga menjenguk satu orang sakit pun minggu ini.

▶Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar sarang burung, akan dibangunkan sebuah rumah di surga…
Tapi sayang, kita tidak tergerak untuk membantu pembangunan masjid walaupun hanya dengan beberapa ringgit.

▶Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu janda dan anak yatimnya, pahalanya seperti berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang berpuasa sepanjang hari tanpa berbuka, atau orang yang sholat sepanjang malam tanpa tidur.
Tapi sayang, sampai saat ini kita tidak berniat membantu seorang pun anak yatim.

▶Kita mengetahui, bahwa orang yang membaca satu huruf dari Al Qur\’an, baginya sepuluh kebaikan dan satu kebaikan akan di lipatgandakan sepuluh kali.
Tapi sayang, kita tidak pernah meluangkan waktu membaca Al-Qur\’an dalam jadual harian kita.

▶ Kita mengetahui, bahwa haji yang mabrur, tidak ada pahala baginya kecuali surga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya.
Tapi sayang, kita tidak bersemangat untuk melaksanakannya, padahal kita mampu melaksanakannya.

▶Kita mengetahui, bahwa orang mukmin yang paling mulia adalah yang yang paling banyak solat malam, dan bahwasanya Rasulullah shalallaahu \’alaihi wa sallaam dan para shahabatnya tidak pernah meremehkan solat malam di tengah segala kesibukan dan jihad mereka.
Tapi sayang kita terlalu meremehkan solat malam.

▶Kita mengetahui, bahwa hari kiamat pasti terjadi, tanpa ada keraguan, dan pada hari itu Allah akan membangkitkan semua yang ada di dalam kubur.
Tetapi sayang, kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk hari itu.

▶Kita sering menyaksikan orang-orang yang meninggal mendahului kita. Tetapi sayang, kita selalu hanyut dengan senda gurau dan permainan dunia seakan kita mendapat jaminan hidup selamanya.

Saya telah mengirimkan Nasihat ini kepada orang yg saya cintai kerana Allah, maka kirimkanlah nasihat ini kepada orang yang kita cintai.

( AD-DIINU AN-NASHIIHAH )

Assalamu\’alaikum wr.wb

# 2. ☄RENUNGAN BUAT SEMUA☄

Wahai Syaikh..!\”
ujar seorang pemuda,
\”Manakah yang lebih baik, seorang muslim yang banyak ibadahnya tetapi akhlaqnya buruk ataukah seorang yang tak beribadah tapi amat baik perangainya pada sesama.\”

\”Subhaanallah, keduanya baik\”, ujar sang Syaikh sambil tersenyum.

\”Mengapa bisa begitu?\”

\”Karena orang yang tekun beribadah itu boleh jadi kelak akan dibimbing Allah untuk berakhlaq mulia bersebab ibadahnya. Dan karena orang yang baik perilakunya itu boleh jadi kelak akan dibimbing Allah untuk semakin taat kepadaNya.\”

\”Jadi siapa yang lebih buruk?\”, desak si pemuda.

Airmata mengalir di pipi sang Syaikh. \”Kita Anakku\”, ujar beliau. \”Kitalah yang layak disebut buruk sebab kita gemar sekali menghabiskan waktu untuk menilai orang lain dan melupakan diri kita sendiri.\”
Beliau terisak-isak. \”Padahal kita akan dihadapkan pada Allah dan ditanyai tentang diri kita, bukan tentang orang lain.

Semangat Pagi ….

Bismillah

Ruqyah sederhana balita apabila demam.

Pertolongan pertama bila batita anda demam :
– bacakan ayat ayat ruqyah syariyyah dasar
1 Alfatihah 1-7
2 Al Baqoroh 255
3 Al Baqoroh 102
4 Al Baqoroh 206
5, Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas

– baluri seluruh badannya dgn parutan timun
– atau punggungnya dengan sedikit parutan bawang merah + minyak zaytun
– tetes madu hutan dibawah lidahnya 3 tetes saja
– usap perlahan area telapak kaki bagian jempolnya bergantian masing 2 selama 20 menitan,…….
lihatlah reaksinya dlam 30 menitan,…insyaAllah atas ijin Allah akan turun.

Wallahu a\’lam

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

# 3. KEUTAMAAN BULAN RAJAB

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، نبينا محمد وعلى آله و اصحابه ومن وله أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وحده لا شريك له وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُ
قال الله تعالى في كتابه الكريم {{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ, أما بعد}}

أيها الإخوة أعاذني الله وإياكم

Kita berada di bulan Rajab. Rajab merupakan bulan yang harām karena Allāh Subhānahu wa Ta\’āla menciptakan satu tahun itu 12 bulan dan diantara 12 bulan itu ada 4 bulan harām.

Allāh berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

\”Sesungguhnya jumlah bulan di dalam setahun itu 12 (dua belas) bulan, di dalam kitab Allāh diantaranya 4 (empat) bulan harām. Iitulah agama Allāh yang lurus, jangan kalian berbuat zhalim dibulan-bulan harām tersebut.\”

(QS At Taubah: 36)

Allāh menyebutkan bahwa jumlah bulan 12 (dua belas) dan diantaranya 4 (empat) adalah bulan yang harām.

Apa 4 (empat) bulan itu?

Yaitu:
⑴ Dzul Qa\’dah
⑵ Dzul Hijjah
⑶ Muharram
⑷ Rajab.

Kenapa disebut bulan harām?

Dan apa keistimewaan bulan harām yang termasuk kepadanya yaitu bulan Rajab ?

Ketahuilah ya akhi,

Bahwa disebut dengan bulan harām, karena bulan itu adalah bulan yang suci.

Dan adalah dahulu orang-orang Arab yang mensucikan bulan tersebut, terlebih kaum Mudhar yang sangat menghormati bulan Rajab, karena menurut mereka bulan Rajab itu bulan yang sangat mulia sekali, sehingga disebut dengan Rajab Mudhar.

Allāh Subhānahu wa Ta\’āla di dalam ayat ini mengatakan, ( فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ) janganlah kalian menzhalimi diri kalian pada bulan-bulan tersebut.

Padahal berbuat zhalim di selain bulan tersebut itu diharamkan akan tetapi Allāh mengkhususkan larangan berbuat zhalim di bulan tersebut.

Itu menunjukan bahwa perbuatan zhalim di bulan-bulan haram itu dilipat gandakan dosanya oleh Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Oleh karena itulah, disebut dengan bulan haram karena bulan yang (sangat) diharamkan padanya berbuat zhalim.

Dan pada waktu itu, dulu di masa Jahiliyyah, orang-orang Jahiliyyah sangat menghormati bulan-bulan harām itu.

Orang-orang Jahiliyyah pada bulan harām:

√ Tidak melakukan peperangan.
√ Tidak membunuh.

Walaupun mereka Jahiliyyah tapi masih ada sisa-sisa ajaran agama Ibrāhim.

Maka, pada bulan-bulan harām itu kita berusaha untuk menghormatinya, dengan cara menjauhi keharaman-keharaman di bulan tersebut.

Karena bulan itu merupakan bulan yang suci, bulan yang hendaknya kita jauhi berbagai macam maksiat.

Dan di bulan tersebut kemaksiatan, kezhaliman dilipat gandakan dosanya di sisi Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Termasuk di dalamnya bulan Rajab, berarti dibulan Rajab perbuatan-perbuatan dosa dilipat gandakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Maka kita berkewajiban untuk menghormati bulan-bulan harām ini, diantaranya adalah bulan Rajab ini.

(Ada yang mengatakan tentang) keutamaan-keutamaan bulan Rajab, diantaranya disebutkan:

⑴ Rajab adalah Syahrullāh (bulan Allāh).
⑵ Sya\’ban adalah Syahriy (bulanku).
⑶ Ramadhan adalah Syahru\’ummati (bulan umatku).

🔴Ketahuilah, para ulama mengatakan, bahwa hadīts (di atas) adalah hadīts palsu, dusta terhadap Rasūlullāh shallallāhu \’alayhi wa sallam.

Al Hāfizh Ibnu Hajar di dalam kitab beliau \”تبيين العجب بما ورد في فضل رجب\” (\”Tabyiinul \’Ajabi fīmā Warada fī Fadhli Rajab\”).

Menjelaskan bahwa semua hadīts-hadits yang menyebutkan tentang keutamaan bulan Rajab itu tidak lepas dari:

⑴ Hadīts palsu.
⑵ Hadits lemah.

Tidak ada satupun yang shahīh, kecuali penyebutan bahwa bulan Rajab adalah bulan yang diharamkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Jadi semua hadīts-hadits yang menyebutkan tentang bulan Rajab adalah semuanya hadīts yg lemah, kecuali bahwasanya bulan Rajab itulah bulan yang diharamkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Maka dari itu,

√ Tidak ada amalan khusus dibulan Rajab.
√ Rasūlullāh shallallāhu \’alayhi wa sallam tidak pernah mengkhususkan umrah dibulan Rajab.
√ Tidak ada amalan tersendiri dibulan Rajab.

Akan tetapi bulan Rajab sama dengan bulan-bulan haram yang lainnya.

Amalan shalih dibulan-bulan itu di lipat gandakan, amalan keburukan pun di bulan-bulan tersebut dilipatgandakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta\’āla.

Maka kewajiban kita kaum mukminin untuk menghormati bulan Rajab, sebagaimana menghormati bulan-bulan harām yang lainnya.

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang senantiasa menjaga kesucian bulan Rajab dan bulan-bulan harām yang lainnya.

Ini saja.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

Leave a comment

Your email address will not be published.