Pilihan Tausyah dari Whatsapp # 6

#1 RENUNGAN SBLM  SIANG..           USTDAZAH  OKI SETIANA DEWI

AKU MILIK SUAMIKU DAN  SUAMIKU MILIK IBUNYA

Ditujukan buat para menantu dan calon menantu,

Seburuk apapun mertua,
🕘 Aku selalu ingat bahwa dia adalah wanita yang mengandung
suamiku dalam kepayahan selama 9 bulan.

Dia adalah wanita yang air susunya menjadi makanan
pertama bagi suamiku.

Dia ialah wanita yang mendidik dan membesarkan suamiku,
yang mengajarkan kepada suamiku akhlak
sehingga aku nyaman di sisi suamiku.

Aku tak pernah keluar uang sepeserpun untuk menyekolahkan suamiku hingga ia dapat ijazah,
yang sekarang ijazah itu ia gunakan untuk mencari nafkah dalam menafkahiku.

Aku tak sedikit pun mendidik suamiku hingga kini ia menjadi pria yang penuh tanggung jawab dan
aku merasakan bahagia menjadi istrinya.

Setelah pengorbanan ibunya yang bertubi tubi…
Anak laki lakinya menikah denganku dan kini jadi suamiku.

Dia bagi kasih sayang anaknya denganku.
Cemburu ? Pasti dia cemburu.

Aku wanita asing,
yang kini selalu di-sayang sayang oleh anak laki lakinya.

Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati padahal Ia yang
melahirkan,
membesarkan dan
mendidik.

Aku memahami cemburu itu walau aku pun merasakan
cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku.

Aku bukan malaikat yang tak pernah jengkel dengan mertuaku
dan mertuaku pun bukan malaikat yang selalu kubela..

 Adakalanya aku marah, cemburu & sakit hati.
Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku..
Jasa yang sampai akhir hayatpun aku tak akan mampu membayarnya..

 Pada ujung tangisku..
Terngiang nasihat ibundaku tercinta..
”Nak.. dukunglah suamimu untuk berbakti pada ibunya.
Jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya karena
kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan
seperti itu oleh anak laki lakimu.
Apa yang kau lakukan pada mertuamu akan
dilakukan pula oleh menantumu..
Segala sesuatu pasti ada timbal baliknya”.

Dan tangisku makin deras..
Suamiku, bahagiakanlah orang tuamu semampumu.
Semoga kelak anak anak kita pun membahagiakan kita,
sebagai balasan baktimu pada orang tuamu..

Mumpung mereka masih hidup.
Belum tentu pula mereka masih bisa ngrepotin kita 10 tahun ke depan. 🕘 Tidak lama, …tidak lama….tapi balasannya, surga !

  Allah Subhanahu wa Ta\’ala berfirman,

 “…dan hendaklah kamu bersyukur kepada-Ku dan
kepada kedua orang tuamu”
 (QS. Luqman:14).

  Begitu penting berbuat baik dan berterima kasih
kepada kedua orang tua kita, sampai

 Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda,
“Ridha Allah terdapat pada keridhaan orang tua.
Dan murka Allah terdapat pada kemurkaan orang tua”
📚 (HR. Turmudzi).

Diriwayatkan bahwa Aisyah Radhiallahu anhu bertanya kepada
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam
”Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita ?”
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam menjawab,
“Suaminya” (apabila sudah menikah).
Aisyah Radhiallahu anhu bertanya lagi,
”Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki ?”
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam menjawab,
“Ibunya”
📚 (HR. Muslim).

♡Semoga bermanfaat

[11:57, 4/22/2016] +62 815-1726-6300:

# 2 🔑Ini Tiga Nasihat Rasulullah SAW untuk Wanita🔑

Jumat, 22 April 2016 | 09:38 WIB

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Siti Mahmudah

Di antara bukti kecintaan Nabi Muhammad ﷺ kepada kaum wanita adalah nasihat yang selalu disampaikan kepada umat Islam agar menjaga dan menghormatinya. Sebab wanita merupakan makhluk yang unik, tidak dapat diperlakukan dengan kasar dan tidak bisa pula dibiarkan (HR Bukhari).

Nabi Rasulullah   ﷺ pernah menasihati dan memerintahkan kaum wanita agar bertakwa kepada Allah, menaati suami, dan banyak bersedekah.

Nabi ﷺ bersabda, \”Sungguh di antara kalian ada orang-orang yang masuk surga (beliau sambil merapatkan jari-jari tangannya) dan sebagian besar kalian akan menjadi bahan bakar api neraka (lalu beliau membuka jari-jarinya).

Seorang wanita bertanya, ‘Mengapa, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Karena kalian banyak melaknat, mengingkari kebaikan suami, dan menunda-nunda kebaikan\’.\” (HR Ibnu Hibban).

Dari hadis di atas, ada tiga nasihat Nabi ﷺ yang diperuntukkan khusus untuk kaum wanita sebagai bekal masuk surga.
Jika diamalkan maka akan memudahkan kaum wanita meraih surga, yaitu 💐bertakwa kepada Allah, 💐taat kepada suami,
💐dan banyak sedekah.

Sebaliknya, jika seorang wanita melakukan tiga hal berikut ini maka akan menjadi orang yang celaka (sebagai penghuni neraka).

❗Pertama, wanita yang suka melaknat.
Sebagian wanita begitu mudah melaknat orang yang ia benci, termasuk yang sedang ada masalah dengannya.

Sangat tidak patut jika seseorang yang mengaku mukmin namun lisannya terlalu mudah untuk melaknat. Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukanlah seorang mukmin itu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.” (HR Bukhari).

❗Kedua, wanita yang suka mengingkari kebaikan suami.
 “Tidaklah seorang istri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): “Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami bagimu hanyalah seorang tamu yang bisa segera berpisah dengan kamu menuju kami.” (HR Tirmidzi).

❗Ketiga, wanita yang suka menunda-nunda kebaikan.
Salah satu hal yang menjadikan wanita suka menunda kebaikan itu adalah terlalu larut dalam perasaan dan emosi. Hal ini pernah terjadi pada masa Nabi ﷺ . (HR Bukhari dan Muslim).

Karena itu, ingat akan nasihat Nabi ﷺ  untuk segera melaksanakan amal saleh sebelum datang tujuh hal yang menghancurkan, yakni;
🔻kefakiran yang melupakan,
🔻kekayaan yang menyesatkan,
🔻sakit yang merusakkan, 🔻ketuaan yang melemahkan,
🔻kematian yang mendadak,
🔻Dajjal yang merupakan seburuk-buruk hal ghaib yang akan datang,
🔻dan hari kiamat (HR Tirmidzi).

Semoga Allah Subhanallahu Wa Taala membimbing kita para wanita agar dapat menjalankan tiga nasihat Nabi ﷺ sebagai bekal masuk surga, dan meninggalkan tiga hal larangan agar dapat terhindar dari neraka.

Aamin. 
[11:57, 4/22/2016] +62 815-1726-6300: Bismillah

#3 🔑Ini Tiga Nasihat Rasulullah ﷺ  untuk Wanita🔑

Jumat, 22 April 2016 | 09:38 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Siti Mahmudah

Di antara bukti kecintaan Nabi Muhammad ﷺ kepada kaum wanita adalah nasihat yang selalu disampaikan kepada umat Islam agar menjaga dan menghormatinya. Sebab wanita merupakan makhluk yang unik, tidak dapat diperlakukan dengan kasar dan tidak bisa pula dibiarkan (HR Bukhari).

Nabi Rasulullah   ﷺ pernah menasihati dan memerintahkan kaum wanita agar bertakwa kepada Allah, menaati suami, dan banyak bersedekah.

Nabi ﷺ bersabda, \”Sungguh di antara kalian ada orang-orang yang masuk surga (beliau sambil merapatkan jari-jari tangannya) dan sebagian besar kalian akan menjadi bahan bakar api neraka (lalu beliau membuka jari-jarinya).

Seorang wanita bertanya, ‘Mengapa, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Karena kalian banyak melaknat, mengingkari kebaikan suami, dan menunda-nunda kebaikan\’.\” (HR Ibnu Hibban).

Dari hadis di atas, ada tiga nasihat Nabi ﷺ yang diperuntukkan khusus untuk kaum wanita sebagai bekal masuk surga.
Jika diamalkan maka akan memudahkan kaum wanita meraih surga, yaitu 💐bertakwa kepada Allah, 💐taat kepada suami,
💐dan banyak sedekah.

Sebaliknya, jika seorang wanita melakukan tiga hal berikut ini maka akan menjadi orang yang celaka (sebagai penghuni neraka).

❗Pertama, wanita yang suka melaknat.
Sebagian wanita begitu mudah melaknat orang yang ia benci, termasuk yang sedang ada masalah dengannya.

Sangat tidak patut jika seseorang yang mengaku mukmin namun lisannya terlalu mudah untuk melaknat. Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukanlah seorang mukmin itu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.” (HR Bukhari).

❗Kedua, wanita yang suka mengingkari kebaikan suami.
 “Tidaklah seorang istri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): “Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami bagimu hanyalah seorang tamu yang bisa segera berpisah dengan kamu menuju kami.” (HR Tirmidzi).

❗Ketiga, wanita yang suka menunda-nunda kebaikan.
Salah satu hal yang menjadikan wanita suka menunda kebaikan itu adalah terlalu larut dalam perasaan dan emosi. Hal ini pernah terjadi pada masa Nabi ﷺ . (HR Bukhari dan Muslim).

Karena itu, ingat akan nasihat Nabi ﷺ  untuk segera melaksanakan amal saleh sebelum datang tujuh hal yang menghancurkan, yakni;
🔻kefakiran yang melupakan,
🔻kekayaan yang menyesatkan,
🔻sakit yang merusakkan, 🔻ketuaan yang melemahkan,
🔻kematian yang mendadak,
🔻Dajjal yang merupakan seburuk-buruk hal ghaib yang akan datang,
🔻dan hari kiamat (HR Tirmidzi).

Semoga Allah Subhanallahu Wa Taala membimbing kita para wanita agar dapat menjalankan tiga nasihat Nabi ﷺ sebagai bekal masuk surga, dan meninggalkan tiga hal larangan agar dapat terhind

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

ar dari neraka

Leave a comment

Your email address will not be published.