Erwin Yunaz, Wakil Walikota Payakumbuh 2017-2022


Erwin Yunaz, seorang pengusaha muda sukses di Jakarta. Mempunyai keahlian khusus di bidang teknologi percetakan Flexography yang diakui  dunia. Jaringan bisnisnya  perkembang luas di dalam negeri tapi juga sampai ke manca negara. Selain di bidang percetakan, Erwin juga mempunyai beberapa usaha antara lain di bidang telekomunikasi, perdagangan dan pertanian.
Kantor pusat usahanya terletak di kawasan bisnis moderen di Alam Sutra di Tangerang selatan. Dari sanalah ia mengendalikan bisnis bersama dengan  karyawannya yang setia.
 Image result for erwin yunaz
Meski sudah berhasil meraih sukses di dunia bisnis, namun ia tidak bisa menampik gelora di dalam jiwanya untuk terjun ketengah-tengah masyarakat untuk membangun dan memajukan negeri tempat asalnya. Apalagi setelah ia menyaksikan begitu banyak kemajuan di berbagai daerah lain di Indonesia dan di beberapa negara di empat benua yang telah dikunjunginya. Ia ingin mengantarkan masyarakat Payakumbuh sejajar dengan masyarakat kota-kota lain. “Kalau mereka bisa, kita juga pasti bisa” itulah yang menjadi keyakinannya. Ia ingin melanjutkan perjuangan dan cita-cita luhur almarhum ayahnya.
Keluarga
Erwin lahir pada tanggal 21 Oktober 1971 di Kelurahan Nunang, Koto Nan IV Payakumbuh, Sumatera Barat. Berasal dari keluarga sederhana dan bersahaja. Ayahnya Nazarudin Dt. Sati Nan Balapiah (almarhum) seorang tokoh masyarakat dan ninik maka terkemuka di Payakumbuh. Pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kodya Payakumbuh, ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta pernah pula menduduki beberapa posisi di pemerintahan. Pengabdian dan pemikiran beliau telah banyak memberikan kontribusi untuk kemajuan kota Payakumbuh. Atas pengabdiannya itu, almarhum mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan nasional. Beliau meninggal pada tahun 1983 dan di makamkan di Makam Taman Pahlawan Payakumbuh.
Ibunya bernama Hajjah Juliana seorang wanita yang berpendidikan.  Ibu yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayang. Sekarang di usianya yang sudah mendekati hampir sembilan puluh tahun masih terlihat kuat dan sehat. Hajjah Juliana berasal dari jorong Sawah Padang, kenagarian Sariek Laweh Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 kota, berjarak sekitar 15 km dari kota Payakumbuh. Ayah beliau seorang Wali Nagari bernama Datuak Sudu yang terkenal dengan kecerdasan dan ketauladanannya. Seorang yang berpandangan terbuka terhadap modernisasi namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya Minang dan Agama Islam.
Suami dari   Machdalena dan ayah dari Athallah Naufal Zuhdi Yunaz 16 tahun, Alicia Zatilaqmar Yunaz 14 tahun dan  Mu’ammar Abdillah Yunaz 8 tahun
                                   
Erwin anak ke tujuh dari delapan orang bersudara. Berkat pendidikan, ketauladanan dan kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua, alhamdulillah hampir semua anggota keluarganya sukses di dalam karir dan usahanya masing-masing.
Kakak tertua Harmon Yunaz, dengan jabatan terakhir sebagai Direktur di PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) perusahaan BMUN di bidang pengolahan aluminium di Sumatera Utara.  Kakak kedua Eny seorang ibu rumah tangga yang sukses mendampingi suami menjadi salah seorang pimpinan di Perumnas, BUMN di bidang perumahan. kakak ketiga Haswan Yunaz saat ini menjabat sebagai Deputy Menko Kesra Republik Indonesia. Kakak ke empat Harisman Yunaz saat ini menjabat sebagai  pimpinan di kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta. Kakak ke lima dan ke enam Hasrul Yunas dan Novyan Yunas berwiraswasta di bidang forwarding dan catering di Jakarta. Adik terkecil Im sukses sebagai pengusaha di Kerinci. 

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————
Pendidikan
Taman Kanak-Kanak dan Sekolah dasar di laluinya di Payakumbuh. Ia bersekolah di SD Negeri 4, Labuh Baru. Sayang Erwin tidak dapat menyelesaikan SDnya disini karena ketika ia berada di kelas 4 ayahanda tercintanya meninggal dunia. Kemudian ia pindah ke Asahan Sumatera Utara untuk tinggal bersama kakak tertuanya Harmon Yunas.  Di Asahan Erwin berhasil menamatkan SD dan kemudian melanjutkan di SMP Negeri Tanjung Gading, Asahan. Selama tinggal bersama kakaknya, Erwin mendapat pengalaman yang sangat berharga. Menyaksikan bagaimana kakaknya sukses membangun karir mulai dari bawah sampai menduduki pucuk pimpinan perusahan multinasional dengan berbagai fasilitas. Gaji yang besar dan perjalanan dinas ke luar negeri. Waktu itu sangatlah sulit menjadi pimpinan di sebuah perusahaan joint venture yang sebagian besar pimpinannya adalah orang Jepang. Sejak itu Erwintermotivasi untuk meraih sukses dalam karir seperti kakaknya.
Untuk menjaga ibunda tercinta, setelah menamatkan SMP Erwin kembali pulang kampung dan melanjutkan SMA Negeri 3 Payakumbuh sekarang berganti nama menjadi SMA 2 Payakumbuh yang terkenal dengan SEBUTAN Campus Flamboyant (CAFLA). Ia kembali dapat bertemu dengan teman-teman SD. Selain rajin belajar ia juga aktif di bidang kesiswaan. Ia mendapat banyak teman sekaligus mengasah kemampuannya berorganisasi. 
Tahun 1990 ia lulus SMA. Ketika teman-temannya sibuk mencari universitas dan perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan, justru Erwin memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Menyusul beberapa orang kakaknya untuk mengadu nasib. Begitu sampai ia langsung bekerja membantu usaha kakaknya yang nomor 3 Haswan Yunaz di bidang bercetakan. Dari gaji yang ia kumpulkan kemudian ia berhasil mendaftarkan dirinya untuk berkulliah di Akademi Grafika  Indonesia. Ia kuliah sambil bekerja. Selepas kuliah di siang hari ia langsung bekerja banting tulang, sering sampai larut malam. Semangatnya untuk menambah ilmu terus berkobar. Setelah selesai dari Akademi Grafika ia kemudian melanjutkan di Sekolah Tinggi Manajemen Kosgoro Jakarta sampai mencapai meraih gelar S1.  Tidak sampai disitu, ia kemudian melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan  Magister Management  di Universitas DR. Sutomo di Surabaya.
Kehidupan yang sulit  telah memaksa Erwin untuk mengeluarkan segala kemampuannya. Hasilnya ia mempunyai pengetahuan dan keahlian yang mendalam di bidang grafika yang kemudian menjadi senjata andalannya. Itulah yang membuat dirinya berbeda dengan teman-teman sebaya. Ketika ia terjun ke dunia bisnis ia telah mempunyai modal yang tidak dimiliki oleh kebanyakan teman-teman seusianya. Ia memilik ilmu grafis, pengalaman berbisnis, ilmu management serta kemampuan berbahasa Inggris yang dipelajarinya secara otodiak.
Perjalanan Karir
Keahliannya di bidang grafika selama  lima tahun telah membukakan jalan bagi Erwin untuk masuk ke pusat industri percetakan kelas dunia. Pada tahun 1998 ada sebuah perusahaan besar asal Inggris PT Courthauld Packaging Indonesia yang terletak di Surabaya mengajaknya untuk bergabung. Dengan berat hati permintaan itu diterimanya karena sebenarnya ia sudah merasa nyaman dan senang untuk melanjutkan perusahaan kakaknya. Sebagai langkah awal ia menjabat sebagai Print Manager. Karirnya terus menanjak. Dua tahun kemudian ia dipromosikan untuk menduduki jambatan sebagai Commercial Manager. Tugas utamanya adalah untuk menjadi ujung tombak perusahaan karena kemampuan product knowledgenya yang mampuni. Selain itu ditopang pula oleh kamampuanya berdiplomasi dengan pelanggan dan perusahaan induk di Inggris. Untuk meningkatkan kemampuannya ia pernah beberapa kali di kirim ke Inggiris untuk mengikuti seminar dan pelatihan.
Karena keahliannya sebagai seorang ahli grafika semakin dikenal, sehingga telah menarik perhatian sebuah perusahaan percetakan besar asal Swiss di Surabaya yaitu PT. Edward Keller Indonesia. Setelah melalui beberapa pertimbangan, pada tahun tahun 2002 dia akhirnya bergabung dengan perusahaan ini dengan jabatan sebagai Branch Manager Surabaya. Seperti di perushaaan sebelumnya Erwin mampu menunjukkan kemampuannya. Ia berhasil meningkatkan kinerja perusahaan dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan kantor pusat dan cabang-cabang lain. Sebagai kompensasi dan penghargaan atas prestasinya itu perusahaan memberikan kesempatan untuk meningkatan keahlian di bidang packaging technolgy dengan mengikuti program belajar di Ohio Amerika Serikat selama beberapa bulan. Hasil dari program pelatihan itu Erwin menjadi seorang ahli teknologi Flexography yang hingga saat ini masih sangat sedikit jumlahnya.
———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

Sekembalinya ke Indonesia, karir Erwin semakin melesat. Kini ia menjadi andalan perusahannya untuk melakukan pemasaran, negosiasi presentasi produk di berbagai negara di Asia dan Eropah. Hampir setiap bulan ia bepergian ke luar negeri. Dia menikmati gaya hidup sebagai seorang professional kelas dunia.
Akhirnya ia bisa mewujudkan mimpinya ketika kecil dulu untuk sukses menjadi eksekutif di perusahaan multinasional.
Ketika menikmati gaya hidup sebagai seorang eksekutif muda yang sukses,  ada sesuatu yang mengganjal di dalam fikirannya. Jika ia terus berada di perusahaan ini, ia tidak akan punya kebebasan waktu dan uang untuk mewujudkan cita-citanya untuk memberikan manfaat lebih kepada keluarga dan masyarakat. Kemudian pada tahun 2008 ia membuat keputusan yang sangat berat. Ia mengundurkan diri dari perusahaan itu untuk memulai perusahaannya sendiri. Ia mendirikan PT Flexoeye Sinergi Indonesia yang bergerak di bidang mesin percetakan dan menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan terkemuka di dunia. Pada awalnya terasa begitu berat, akan tetapi berkat dukungan keluarga, rekan-kan bisnis dan karyawan yang sangat loyal kini perusahaan itu sudah berkembang dengan baik.
Tetap Membumi
Meski sudah mempunyai karir dan bisnis yang cemerlang semua itu tidak membuat Erwin lupa akan akarnya. Ia tetap seperti yang dulu. Ia tetap menjadi anak yang patuh dan hormat terhadap orang tua. Sayang kepada keluarga. Ia tidak pernah meninggalkan perintah agama meski kondisinya sulit. Ia tetap menjaga sholat lima kali sehari semalam meski sedang berada di luar negeri. Karena ia yakin justru karena ia tetap menjadi hubungan dengan Allah SWT ia berhasil membangun karirnya. Ia tidak lupa dengan adat-istiadat dan budaya Minang meski sudah puluhan tahun ia meninggalkan ranah Minang. Pada tahun 2012 silam Erwin bersama isteri tercinta telah menjalani ibadah haji.
 
Setelah berkelana selama bertahun-tahun, ia tidak bisa lagi membendung rasa rindu akan kampung halaman. Mulai tahun 2008 silam setiap tahun dia sempatkan untuk pulang ke kampung menemui ibunda dan sanak keluarga. Merajut silaturahmi yang sempat renggang. Setiap kali ia pulang ke kampung, ia melihat ada hal-hal yang ganjil. Begitu banyak hal-hal yang perlu diberbaiki. Tatanan masyarakat, kondisi ekonomi rakyat serta tingkat pembangunan yang masih jauh tertinggal dibandingkan dengan kota-kota lain.  Semangat mengabdi untuk masyarakat yang dimiliki almarhum ayahnya kini terasa mengalir semakin deras di dalam jiwanya.
Satu-persatu gagasan itu mulai ia wujudkan. Pertama dengan membina Taman Pendidikan Alquran di mesjid dekat rumah. Di bidang ekonomi diwujudkannya dengan membantu menyediakan bibit padi unggul dan pupuk. Membina peternak ayam dan lain-lain.
Untuk meningkatkan komunikasi dengan kampung halaman, pada tahun 2012 silam ia putuskan untuk pindah dari Surabaya ke Jakarta. Tak terasa sudah 14 tahun lamanya ia tinggal di kota Buaya itu. Semua asset dan perusahaan ia pindahkan ke Jakarta.
Kegiatan Sosial
Meski sibuk dengan kegiatan usahanya, Erwin masih bisa menyempatkan diri untuk kegiatan sosial. Ia aktif di berbagai organisasi persatuan keluarga, alumni sekolah, keagamaan, bantuan dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa kegiatan sosial yang diikutinya:
·         pengurus IKAFLAS (Ikatan Keluarga Kampus Flamboyan) wadah persatuan alumni lulusan SMA Negeri 2 Payakumbuh. 
·         Pendiri dan Ketua Yayasan Amal Bhakti Rankminang, yayasan yang bergerak untuk sosial keagamaan & pendidikan di ranah minang. Menggerakkan generasi muda Minang Kabau untuk bersama-sama berjuang mensyiarkan agama Allah, khususnya dikalangan pelajar. Memberikan perhatian ekstra untuk kesejahteraan guru-guru mengaji dan penyelenggara masjid.
·         Pendiri dan Ketua Yayasan Darma Bhakti Rankminang yang menggandeng Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial SAHID JAYA mendirikan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) SAHID Payakumbuh. Bertujuan untuk merespon program pemerintah Sumatera Barat sebagai salah satu daerah tujuan wisata favorit dan meningkat semangat pemuda-pemuda ranah minang untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah di negeri sendiri.
·         Pengurus dan anggota Pengajian Bintaro warga Sariek Laweh di Jakarta 


Untuk mewujudkan cita-cita luhurnya untuk memberikan kontribusi maksimal kepada kampung halaman, Alhamdulillah kini jalan sudah terbuka lebar. Secara resmi Erwin terdaftar sebagai calon Wakil Walikota Payakumbuh periode 2017-2022 mendampingi Riza Falepi ST, MT calon petahana yang akan melanjutkan kepemimpinannya untuk periode lima tahun ke depan. Pasangan ini sama-sama di dukung oleh Parkai Keadilan Sosial (PKS) yang mempunyai massa cukup besar di Payakumbuh. 
Semoga Allah merestui cita-cita luhur dari Erwin untuk mengabdi kepada kota Payakumbuh, tanah kelahirannya. Insya Allah. Aaamin.. 

———————————————————————————————————————-
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ———————————————————————————————————————

Leave a comment

Your email address will not be published.